Khawatir Teror, Boateng Tak Akan Bawa Keluarga ke Prancis

By | Juni 8, 2016

Jerome Boateng ingin fokus penuh menjalani Piala Eropa. Karena itu, Boateng tak akan memboyong keluarganya ke Prancis. Keamanan jadi pertimbangan utamanya.

Prancis jadi sasaran teror pada bulan November 2015 lalu. Serangkaian serangan di kota Paris serta ledakan bom di dekat Stade de France kala itu menewaskan 130 orang. Saat itu, Boateng jadi bagian dari timnas Jerman yang sedang melakoni laga persahabatan melawan Prancis di Stade de France.

Serangan tersebut meningkatkan kewaspadaan Prancis dalam penyelenggaraan Piala Eropa 2016. Kemanan super ketat diterapkan untuk mengawal turnamen.

Kendati demikian, Boateng tak ingin mengambil risiko. Tak ingin diusik rasa cemas, bek Jerman itu tak akan membawa istri serta anak kembarnya ke Prancis.

“Setiap orang harus memutuskan untuk dirinya bagaimana menangani ini. Saya sudah melakukannya,” ujar Boateng kepada Sport Bild Weekly seperti dikutip dari Sky Sports.

“Keluarga dan anak-anak saya tidak akan datang ke stadion. Risikonya terlalu besar. Jelas sedih harus menghadapi pertanyaan seperti ini. Tapi terlalu banyak hal terjadi dalam beberapa hari terakhi yang membuat seseorang melakukan pertimbangan.”

“Saya ingin berkonsentrasi penuh pada sepakbola selama Piala Eropa, dan saya akan merasa jauh lebih baik kalau keluarga saya tidak duduk di stadion,” katanya.

Jerman yang tergabung di Grup C akan membuka kiprahnya di Piala Eropa dengan menghadapi Ukraina pada 12 Juni. Empat hari berselang, Die Mannschaft akan kembali ke Stade de France untuk melawan Polandia.

Sumber : Detik.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *